300x250 AD TOP

.

Minggu, 15 Juli 2012

Tagged under: ,

Waroeng Djadoel, Salah Satu Cafe Etnik di Solo

Di posting sebelumnya Supermin Tongkrongan solo pernah menulis post tentang Wedangan Pendopo, wedangan dengan konsep etnik. Silakan Baca Wedangan Pendopo, Wedangan Heritage di Solo kali ini supermin juga akan membahas tempat kuliner di Solo yang sejenis yaitu Waroeng Djadoel.

Terletak di Jalan Honggowongso 38 Solo tepatnya di pertigaan setelah sami luwes atau sebelum pasar kembang. Cafe ini mengusung konsep tempo dulu dengan menu-menu jadoel juga seperti nasi goreng jadoel, nasi bancaan, jadal blondo, wedang tape dll. Dengan jumlah 4 tingkat cafe ini juga menyediakan roof top dengan pemandangan kota solo (sayang kurang tinggi ^^) sangat cocok untuk dinner romantis jika langit sedang cerah dan banyak bintangnya sehingga pelanggan bisa menikmati makan malam sambil melihat langit secara langsung.


Didirikan oleh Riya Budyanto pada Senin 29 november 2010 Buka Setiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam. untuk harga sendiri relatif murah, paling mahal cuma Rp 15.000 saja. namun untuk rasa menu-menu yang ditawarkan di waroeng djadoel ini kurang begitu berasa, kurang greget gitu ^^. 




waroeng djadoel tongkrongan solo






Follow : @tongkrongansolo

3 komentar:

Poskan Komentar